Edisi Homesick

Entah karena pengaruh hormon atau apa, tapi memasuki trimester ketiga kehamilan ini gw jadi sensitif banget. Gampang banget sebel, kesel dan bete terhadap keadaan maupun orang perorang *sungkem satu satu*

Selain itu jadi sering kepikiran begini ” rasanya gw pingin banget tinggal satu kota dengan keluarga. Dengan mama, adik dan abang”. Pingin banget.

Di Jakarta ini memang banyak sekali keluarga besar baik dari pihak mama maupun papa tersebar di seantero ibu kota.

Di area rumah gw pun ada rumah tante dan sepupu dekat gw. Tapi entah kenapa gw pinginnya my ‘real’ family. Mama, adik kandung dan abang kandung yang semua nun jauh di kota Padang.

Apalagi, keluarga suamipun semuanya di Sumatera Barat sono. Jadi di Jakarta sini gak ada satupun saudara sepertalian darah dengan suami. Adanya cuma kerabat sekampung atau se-rumah gadang. Begitu istilahnya. Semakin deh berasa ‘sendiri’.

Merantau jauh dari mama dan papa sejak kelas satu SMA gw pikir cukup untuk gw bisa merasa ‘baik baik saja’ dengan keadaan ini. Tapi ternyata mungkin karena sudah terlalu lama tinggal ‘sendiri’ malah jadi semakin kangen untuk berkumpul. Ketemu cuma sekali setahun.

Semoga Allah memberi umur panjang, kesehatan dan kesempatan untuk kami semua agar bisa menghabiskan waktu lebih lama bersama keluarga tercinta. Amin YRA.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s