Menjelang kepulangan si Mbak*

H-2 menjelang kepulangan si mbak untuk mudik lebaran aku sedih lagi, terlepas dari apakah dia akan balik lagi ataupun tidak.

Kenapa sedih? Gamang menghadapi keribetan ngurus anak, kerja di kantor, dan urusan rumah tangga sudah pasti bikin pusing. Tapi bukan cuma itu. Ada hal lain yg mengusik hati ini.

Kesepian. Gamang akan perubahan yg tiba2 dan drastis.

Ya,dua alasan itu penyebab kesedihan hati ini. Aku ga bs ngebayangin berhari2 hanya berdua dgn Kheif dirumah. Cuma ngomong searah dgn Kheif. Atau virtual chatting menatap blackberry. I still don’t hear human voices :/

Dan ternyata aku adalah orang yg gak mudah beradaptasi dgn cepat thd suatu keadaan baru yg berbeda dari biasanya.

Aku jadi pgn flashback ke beberapa tahun yg lalu saat msh tinggal di Padang. Setiap lebaran, sanak saudara berdatangan dr seluruh penjuru tanah air,ngumpul di Padang. Dan ketika libur lebaran usai, pastinya mrk hrs kembali ke kota masing2. Dan saat2 itulah saat dimana aku semangat menjemput mrk di bandara, dan sebaliknya tidak pernah mau mengantarkan mereka ke bandara. Karenaa, I can’t stand the feeling afterwards. Yg tdnya di mobill rame, ehh pas pulang jd sepi. Rasanya sediiiiih bgt..diam-diam menitikkan air mata menatap keluar jendela..T_T

Yang paling baru adalah saat ketika mama yg selama hampir 3bln di Jkt mendampingi aku sebelum dan sesuah lahiran hrs pulang ke Padang. Sedih bgttt..aku sampe nangis. Pdhal di rumah aku ga sendiri,ada si mbak dan Kheif tentunya. Hari2 pertama rasanya berat sekali. Sering nangis dan telepon mama. Tapi perlahan jd biasa lagi.

Ah, badai mmg pasti berlalu ya 😉

*catatan si lebay

Advertisements

3 thoughts on “Menjelang kepulangan si Mbak*

  1. Asti says:

    At least kalo bosen masih bisa ke MOI sama Kheif. Kalo gue dulu, masa iya kalo bosen mau lari ke hutan *mana kaga bisa belok ke pantai*.. Semangat buuu.. Nanti kita tengok-tengok ke Jakarta deh asal dijamu makan sehari tiga kali.. Hahahaha..

  2. wanda says:

    i feel you..yg jadi penolong gw adalah dengan mengingatkan diri sendiri kl gw ga sendiri karena akan selalu ada Allah yg nolong dengan cara-Nya..

    alhamdulillah kita bisa tinggal ga terlalu jauh dr ortu jadi merasakan kangen tp tetap bisa ketemu bbrp kali setahun, tp jg ga terlalu dekat sampai lupa mensyukuri & take for granted…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s