Hikmah: Mama’s ‘me’ time

Di kantorku yang baik ada yg namanya dana entertain.Buat client? Itu mah biasa.Tp ini dana entertain buat kami para karyawan. Karyawati lebih tepatnya.Karena mmg di dominasi oleh kaum hawa.

Tujuannya adalah spy kami jd lebih fresh kerja *krn tekanan kerja yg gila2an* dan lebih deket sama partner kerja.Karena sebagian kami terpisah di 2 area kerja berbeda, head office dan branch.

Biasanya kami makan sepuasnya alias all u can eat di Yuraku Mal Kelapa Gading. Tp bulan ini pd bosen,pengen sesuatu yg lain. Dan akhirnya kita sepakat utk karaokean aja.

Krn acara after office hours, berarti malam dong. Waks,secara pny bayi begini. Mmg bs dititip sama bapaknya atau di rumah omanya.Tp tetep lokasi penting bgt. Dan Alhamdulillah kita msh kebagian di Lollipop Mal of Indonesia, which is di komplek apartemenku. Tinggal koprol dr apt sampe deh,makanya aku berani.klo ada apa2 bs lgsg ngacir pulang.

Ruangan di reserved jam 7pm.Tp aku molor krn mau mompa dulu. Plus kok ya rasanya gak tega ninggalin kheif berdua saja sama mbaknya,apalagi malam2. Si papa belum plg juga krn mendadak hrs pergi ke acara kantornya.

Sebelum aku pergi,boro2 dia bobok. Yang ada dia girang bgt. Main-main dan ketawa riang. Aku jd makin beratt pergi. Tp krn udh planning jauh2 hari akhirnya aku pergi jg jam 8pm sambil berdoa smg si mbak bisa jaga dan handle Kheif dgn baik dan smg Allah melindunginya. Ini jg saatnya aku percaya sama si mbak.

Sebelum ini,cm br sekali aku ninggalin Kheif berdua mbak aja di apt. Dan itu juga ke Moi beli sesuatu yg mmg urgent. Stlh dpt lgsg pulang. Nah,skrg musti ninggalin berddua doang,malam pula. Wekwewww,rasanya gimanaa gitu..

Selama di karaoke room,aku sempat nelp sekali jam 9pm dan si papa blm nyampe. Kheif udh bobok. Setengah jam kemudian papa pulang. Stlh itu aku jd tenang. Anake sama bapake.InsyaAllah aman 🙂

Jam 10.30pm aku tiba2 ngerasa hrs tau diri dan pulang. I know I am so lucky to have a very understanding hubby. Tp ga berarti gw jd lupa diri. So, I waved everyone good bye.

Sampe di luar mal,aku jalan secepat mungkin.Entah dorongan apa,rasanya pgn jalan cepat2.Pdhal blm ada telp dr rmh. Tp aku ttp jln cepat,masuk lobby,masuk lift dan kluar di lantaiku.

Aku susurin lorong menuju unitku. Tiba2 terdengar suara bayi nangis. Aku coba mengenali tangis itu. Dari unit mana ya? Krn ada 3 bayi di lorong unit kami. Dan ternyata itu Kheif!

Aku pencet bel dan dibukain hubby. Kheif lagi nangis di gendong mbak yg mukanya ngantuk bgt abs kebangun dr tidur. Kata papa,nangisnya baru.Lagi tidur trus resah gelisah n nangis. Papa udh gendong tp cm anteng bentar trus nangis lagi. Di gendong mbak nangis juga. Dikasih asip gak mau.

Trus aku lgsg ambil dia dan kugendong, “sini sama mama,sayang”. AJAIB, dia lgsg diam. It was so amazing. Aku gendong sambil bilang “maafin mama yaa,mama gak pergi2 lagi ya.Maafin mama ya sayang”. Dia anteng di gendonganku dan akhirnya bobok.

Wow,it was such an amazing moment. Gak ada perasaan yg bisa menandinginya. Sedih dan nyesel sih anak nangis. Tp guilty pleasure juga. Karena tau bahwa keberadaan kita bisa sebegitu di apresiasi oleh seorang makhluk mungil rasanya membahagiakan sekali. That my existence is matter to him. Wouldn’t wanna trade it with anything in this whole world. Subhanallah, indahnya menjadi ibu. Hikmah yang besar sdh ku dapat malam ini. Thanks baby, insyaAllah this will make me into a better mommy for you. Amin.

Advertisements

One thought on “Hikmah: Mama’s ‘me’ time

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s